5 Keistimewaan Bunga Hortensia, Warnanya Bisa Diatur Sendiri - info terbaru, terkini dan terpopuler | 1xinfo.net

Breaking

Home Top Ad

royalflush88

Post Top Ad

Kamis, 12 September 2019

5 Keistimewaan Bunga Hortensia, Warnanya Bisa Diatur Sendiri

1xinfo.net - Akhir-akhir ini, keberadaan bunga hortensia semakin sering terekspose sebagai buket bunga. Namun, banyak yang belum mengetahui keistimewaan dari bunga ini.

Di beberapa daerah, bunga hortensia (Hydrangea) disebut juga kembang bokor, kembang seribu, dan bunga masamba. Salah satu spesies bunga hortensia, Hydrangea macrophylla termasuk jenis tanaman hias yang paling populer. Yuk, simak lima keistimewaannya.

1. Tanaman hortensia akan menghasilkan warna yang berbeda tergantung pH tanah
Warna bunganya dapat bervariasi dipengaruhi kondisi pH tanah tempat tanaman tumbuh. Dikutip dari Jurnal Plantropica Universitas Brawijaya, variasi warna ini dipengaruhi oleh tingkat pH tanah.

Saat pH tanah 4,5-5,5 (asam) bunganya akan berwarna biru. Hal ini juga dipengaruhi ketersediaan aluminium. Bunga ini juga bisa berwarna merah muda, biru, lavendel, atau campuran merah muda dan biru. Sementara, jika pH tanah 6,0-7,0, bunganya akan berwarna merah muda.



2. Warna bunga yang indah ternyata berasal dari kelopak bunga
Pada umumnya, bunga terlihat indah dari bagian mahkota bunga yang berwarna. Dilansir dari laman Americanscientist, pada hortensia, bunganya bukan merupakan bunga sejati. Bagian yang berwarna tersebut ternyata adalah bagian kelopak (sepal) mekar. Bagian tersebut menaungi bagian bunga yang sebenarnya berukuran lebih kecil.



3. Termasuk jenis tanaman hiperakumulator
Jurnal Life Science Universitas Negeri Sebelas Maret menyebutkan bahwa tanaman hortensia merupakan jenis tanaman yang tahan terhadap tanah asam atau hiperakumulator. Tanaman ini dapat tumbuh baik pada kondisi masam dan akan menghasilkan bunga yang berwarna biru seperti yang dijelaskan pada poin pertama.



4. Dapat diperbanyak dengan stek batang, kultur jaringan, dan benih
Beberapa sumber menyebutkan bahwa hortensia dapat ditanam dari biji, namun lebih umum dibudidayakan dengan stek batang dan kultur jaringan.

Jurnal Life Science Universitas Negeri Sebelas Maret menyebutkan bahwa budi daya tanaman hortensia dengan stek batang menggunakan bagian tengah batang hortensia yang belum berbunga; diambil sepanjang 12 cm.

Sementara itu, menurut The Institute of Agriculture The University of Tennessee Amerika Serikat dengan kultur jaringan, dapat diperoleh hortensia dengan lebih cepat dan dalam jumlah yang banyak serta seragam.



5. Mengatur pH tanah sebagai media tumbuh bunga hortensia dapat dilakukan dengan penambahan kapur dolomit dan aluminium sulfat
Dalam Jurnal Plantropica Universitas Brawijaya juga dijelaskan cara mengatur pH tanah. Jika tanah yang dimiliki berada dalam pH netral, dapat ditambahkan aluminium sulfat untuk menurunkan pH tanah agar menjadi asam. Sementara, untuk menaikkan pH tanah, dapat dilakukan dengan memberikan kapur dolomit.

Tidak hanya cantik, bunga hortensia unik bukan? Yuk, coba tanam di rumah!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad