Hobi Yang Menguntungkan Tanpa Keluar Modal Banyak - info terbaru, terkini dan terpopuler | 1xinfo.net

Breaking

Home Top Ad

royalflush88

Post Top Ad

Jumat, 17 Mei 2019

Hobi Yang Menguntungkan Tanpa Keluar Modal Banyak

1xinfo.net - Memiliki hobi memang menjadi cara mujarab melepaskan stres, apalagi bagi kita yang hidup di kota besar. Lebih bagus lagi kalau hobi yang kita tekuni bisa membawa keuntungan.

Tapi nggak sedikit hobi yang justru membawa kerugian jika nggak dikelola dengan benar. Hobi belanja atau koleksi barang misalnya. Kalau nggak dikontrol, bukan nggak mungkin gaji bulanan malah habis cuma buat menuruti hobi.


Hobi yang bersifat konsumtif sebaiknya nggak boleh melebihi 2,5 persen dari total gaji kita. Misalkan gaji bulananmu sebesar Rp 10juta, maka alokasi dana buat hobi cuma sebesar Rp 250ribu. Kalaupun kita ingin mengalokasikan dana lebih, pos-pos lain harus rela dikurangi.


Hobi Yang Produktif Tapi Mendatangkan Keuntungan
Nggak semua hobi berarti konsumtif, ada juga yang sifatnya produktif seperti berkebun misalnya. Selain ampuh mengusir stres dan penat, kegiatan ini bisa mendatangkan penghasilan tambahan lho.


Coba lirik hobi bonsai yang nggak pernah termakan pasang surut tren kayak batu akik. Bonsai adalah tanaman atau pohon yang dikerdilkan dan sudah dikenal sejak tahun 618 di Tiongkok. Bagi orang jepang, menanam bonsai bukan sekedar berkebun tapi merupakan seni karena keindahan yang ditawarkan.

Bonsai jenis beringin masih jadi favorit orang karena mudah didapatkan

Selain bisa berkreasi sambil melepas stress, bonsai yang telah dewasa bisa dijual hingga jutaan rupiah lho. Lumayan kan bisa menambah pemasukan keluarga atau buat investasi yang lain.

Nggak percaya bonsai mendatangkan keuntungan? Coba deh simak perhitungan ini:

Harga bakalan bonsai jenis santigi: Rp 500ribu (kisaran antara Rp250ribu hingga Rp750ribu)

Harga pot: Rp 30ribu (kisaran antara Rp15ribu hingga Rp50ribu)

Pupuk: Rp 30ribu (untuk beberapa bulan)

Maka modal untuk menanam bonsai di awal cuma Rp 560ribu. Kamu hanya membutuhkan pupuk untuk modal berikutnya. Bonsai dapat tumbuh dewasa dalam waktu satu atau dua tahun.

Jika satu kantong pupuk diasumsikan bisa bertahan untuk dua bulan, maka selama dua tahun (24 bulan) kamu memerlukan 12 kantong pupuk dengan total Rp 360ribu (Rp 30ribu x 12).

Total pengeluaran bonsai selama dua tahun berarti:

Rp 500ribu (bakalan) + Rp 30ribu (pot) + Rp 360ribu (pupuk) = Rp 890ribu

Jika bonsaimu tumbuh dewasa dengan bentuk yang unik, mini dan tampak tua, kamu bisa menjualnya mulai dari Rp 2juta hingga ratusan juta tergantung jenis tanaman. Untung yang menggiurkan bukan?

Memulai Hobi Bonsai
Selain mudah, bonsai adalah hobi yang menguntungkan. Bahkan bisa menjadi pemasukan utama lho bila ditekuni. Seperti pak Rosidin asal Garut, Jawa Barat yang membuktikan bahwa hobi bisa jadi mata pencaharian. Dari cuma sekedar hobi, pak Rosidin bisa meraup puluhan juta rupiah dari bonsai.



Tertarik dengan bonsai, ada beberapa hal yang mesti kamu perhatikan sebelum memulai:

1. Lahan
Menanam bonsai sama sekali nggak memakan lahan lho. Jika kamu tinggal di apartemen atau rumah tapak dengan halaman super terbatas, bonsai bisa menjadi solusi hebat buat ‘menghijaukan’ hunian.
Punya lahan kecil bukan alasan untuk nggak menghijaukannya. Bonsai bisa jadi pilihan tepat

Karena bentuknya yang mini, bonsai bisa ditaruh di teras rumah atau balkon sehingga nggak bakal memakan tempat. Bonsai jenis juniper bahkan bisa ditaruh di dalam ruangan yang minim sinar matahari.



2. Bakalan
Bakalan atau bibit adalah bonsai setengah jadi. Seni yang ada pada hobi bonsai adalah merawat bakalan ini hingga memiliki bentuk yang sempurna.
Bakalan bonsai tergolong murah, jadi dana hobi masih bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain

Bakalan bonsai bisa dibeli secara online dengan beragam jenis sesuai seleramu. Harga bakalan ini bervariasi mulai dari Rp 200ribu.



3. Memilih Pot
Pot adalah media tumbuh bonsai. Usahakan memilih pot yang cukup besar agar tanah cukup untuk menutupi akar tanaman.
Pot adalah media tumbuh. Jadi pastikan ukurannya sesuai dengan akar dan batang bonsai

Kalau pot nggak cukup besar, bonsai nggak akan tumbuh optimal dan bisa-bisa malah mati. Seni menanam bonsai adalah menyeimbangkan bentuk pot dengan tanaman, sehingga membuatnya tampak seperti miniatur pohon.



4. Otodidak atau Training?
Menanam bonsai memang butuh keahlian. Kamu bisa belajar sendiri lewat internet atau mengikuti training. Selain itu kamu juga bisa bergabung dengan komunitas penggemar bonsai untuk mencuri ilmu.

Keuntungan Menanam Bonsai
Dengan harga bakalan yang berada di kisaran ratusan ribu, kamu bisa mendulang untung hingga jutaan rupiah untuk bonsai yang tumbuh sehat. Untuk bonsai yang sudah terbentuk harganya bisa mencapai Rp 2 – 5juta.

Saat ini bonsai yang sedang banyak diburu adalah jenis santigi. Tanaman perdu pantai asli Indonesia ini banyak dicari orang karena karakter batang dan cabangnya yang berkelok.

Pak Artana dari Bali bahkan pernah menjual bonsai santigi senilai Rp 350juta. Tapi, nggak mudah mengembangkan bonsai jenis ini. Butuh ketelatenan dan pemahaman soal karakter tanaman dengan nama latin Phempis Accidula ini.

Jika santigi masih terlalu ribet buat pemula, kamu masih bisa kok menggunakan jenis tanaman lain. Banyak pohon di sekitar kita yang bisa dijadikan bonsai seperti asam, cemara, beringin, pinus, juniper dsb.
Bonsai santigi. Selain menawan, harga jualnya juga tinggi

Nah, jika bonsaimu sudah tumbuh optimal, kamu bisa menjualnya di toko-toko online atau bergabung dengan Perhimpunan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI). PPBI ini sering mengadakan pameran dan jual-beli bonsai yang bisa diikuti oleh umum.

Hobi produktif yang ditekuni pasti bakal membawa untung. Nggak melulu soal finansial, tapi juga keuntungan psikologis karena terbebas dari stres. Nggak rugi kan jika kamu mulai melirik hobi menanam bonsai.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad