Warga Desa ini Cat Kuku Jika Ada Kematian, Alasan di Baliknya Seram - info terbaru, terkini dan terpopuler | 1xinfo.net

Breaking

Home Top Ad

royalflush88

Post Top Ad

Jumat, 26 Oktober 2018

Warga Desa ini Cat Kuku Jika Ada Kematian, Alasan di Baliknya Seram

1xinfo.net - Selama kita hidup pasti tidak terlepas dari mitos-mitos yang berhubungan dengan hantu. Maka tak heran jika setiap orang memiliki cara tersendiri untuk mengusir hal gaib tersebut.

Seperti sebuah desa di Thailand bernama Pu Hong yang memiliki cara unik untuk mengusir hantu. Warga di desan ini menggunakan kutek atau cat kuku agar terhindar dari gangguan hantu dan mahluk halus lainnya.

Dilansir dari oddity central, Senin (8/10), tren mengecat kuku makin populer setelah ada lima penduduk Pu Hong yang meninggal dunia dalam kurun waktu tiga minggu. Dua orang pertama dilaporkan berasal dari keluarga yang sama, tiba-tiba pingsan dan mati di tempat. Satu korban lain meninggal karena kecelakaan sepeda motor, sementara dua kematian warga lainnya belum diungkap ke media.

Paranormal di desa itu bernama Bussadee Malasee berusia 60 tahun mengatakan kepada surat kabar Thailand Sanook. Dia yakin kematian yang beruntun di desa itu disebabkan oleh dua hantu yang gentayangan.

"Hantu pertama adalah seorang janda yang ingin balas dendam dan menargetkan laki-laki sebagai korbanya. Hantu kedua adalah hantu 'pop', sosok hantu legendaris yang dipercaya masyarakat Thailand," katanya.

Malasee menjelaskan, hantu janda gemar mengambil nyawa laki-laki, sedangkan hantu pop biasanya akan mengganggu orang yang sudah tua.

Dengan alasan agar tidak ada korban jiwa lagi, warga Pu Hong ramai-ramai mengecat kuku dan percaya bahwa hal tersebut dapat 'mengelabui' kekuatan supranatural terutama hantu janda.

Itulah sebabnya banyak laki-laki muda di desa mulai mengecat kuku dan membuat tulisan berbunyi, 'tidak ada laki-laki yang tinggal di sini' di luar rumah untuk menipu hantu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad