9 Agama Kuno Ini Disebut-Sebut Kembali Dibangkitkan - info terbaru, terkini dan terpopuler | 1xinfo.net

Breaking

Home Top Ad

royalflush88

Post Top Ad

Minggu, 28 Oktober 2018

9 Agama Kuno Ini Disebut-Sebut Kembali Dibangkitkan

1xinfo.net - Seperti kita ketahui, sebelum agama-agama besar yang sekarang mengusai dunia, sebelumnya telah ada agama-agama lain dari masa yang lebih lampau di dunia ini. Masyarakat kuno dari berbagai kebudayaan memiliki sistem kepercayaan dan memuja dewa-dewa seperti di Yunani, Romawi, dan Mesir, namun perlahan-lahan mereka pun menghilang.

Saat ini, di berbagai tempat di seluruh penjuru dunia, sedang ada kesadaran untuk membangkitkan agama-agama dewa-dewi kuno kepada masyarakat moderen. Beberapa hanya ingin terhubung kembali dengan kebudayaan lama mereka yang telah hilang, namun sebagian yang lain menganggapnya lebih serius dengan membentuk kultus dan melakukan ritual-ritualnya. 

Beberapa diantaranya bahkan telah memiliki pengikut hingga ratusan ribu orang. Apa saja mereka? Seperti ini daftarnya.


1. Wicca - Kepercayaan para penyihir
Wicca (atau wiccan) mulai dipraktikkan sekitar setelah perang dunia I di Inggris dan mulai tenar sekitar tahun 50-an oleh seorang veteran perang bernama Gerald Gardner. Wicca mempercayai dewa-dewa pagan bernama Horned God dan Moon Goddes serta dewa-dewa lainnya dari agama-agama kuno, mereka merayakan siklus-siklus alam seperti peredaran bulan dan matahari, mempraktekkan ritual-ritual magis, dan merapal mantera-mantera penyihir.

Kurang kuatnya dasar ajaran menyebabkan Wicca terpecah menjadi beberapa aliran. Beberapa memasukkan dewa pagan lokal mereka ke dalam kepercayaan, sementara beberapa yang lain mencampurkan ritual mereka dengan ritual agama lain yang sudah ada. Pengikut wicca diperkirakan mencapai 800ribu orang di seluruh dunia. British Traditional Wicca atau Gardnerian masih menjadi komunitas terbesar di Inggris, sementara komunitas wicca di Amerika adalah yang terbesar di dunia.


2. Druidry - Paganisme asli Inggris
Druidry atau druidisme adalah upaya membangun kembali kepercayaan asli bangsa Celt dan Welsh, orang-orang yang dipercaya membangun Stonehenge sebagai tempat pemujaan. Prinsip inti dari druidry adalah penghormatan dan pemujaan terhadap alam dan pemujaan terhadap leluhur. Meskipun mereka tidak memuja dewa tertentu, namun konteks God atau Goddess sering digunakan dalam ritual-ritual mereka.

Druidry sebenarnya sudah digaungkan sejak tahun 1700-an di Inggris, namun baru mulai populer di tahun 1980-an. Gerald Gardner diketahui merupakan anggota druidry sebelum keluar dan membentuk Wicca. Anggota druidry diperkirakan sekitar 60ribu orang, dengan komunitas terbesar berada di Inggris dan Amerika.


3. Zoroastrianisme - Agama kekaisaran Persia
Zoroastrian diakui sebagai agama monotheis pertama di dunia, keberadaannya sudah terdapat dalam catatan yang berusia 2500 tahun atau sekitar 600 tahun sebelum masehi. Zoroaster pernah menjadi agama besar di asia tengah hingga sampai ke India yaitu pada masa kejayaan kekaisaran Persia.

Zoroaster tidak menyembah api seperti yang dipercayai banyak orang, melainkan mempercayai tuhan bernama Ahura Mazda. Sedangkan Zarathustra adalah orang yang pertama kali mengajarkan Zoroastrian atau bisa disebut sebagai nabi mereka.

Zoroastrian tidak mempercayai konsep pindah agama/keyakinan, siapa saja boleh mengikuti ajaran mereka, dan yang mau berpaling ke ajaran lain juga silahkan. Hal ini yang membuat jumlah pengikutnya semakin lama semakin berkurang digempur keyakinan-keyakinan baru. Namun saat ini diketahui masih terdapat pengikut mereka yang tersisa di Yazidi, Iran dan memiliki populasi yang cukup signifikan di India. Selain itu terdapat pula komunitas Zoroastrian di Amerika yang semakin bertambah besar.


4. Hellenisme - Kepercayaan masyarakat Yunani kuno
Pernah dikenal pula dengan nama Greek Orthodox, namun Hellenism adalah nama yang sekarang lebih diterima. Hellenic sendiri berarti tata cara atau berperilaku seperti orang Yunani. Mereka mempercayai dewa-dewi Yunani kuno termasuk olympians, titans, dan mahluk-mahluk dunia bawah (underworld). Intinya adalah semua mitologi dan epoch-epoch kepahlawanan Yunani kuno adalah bagian dari ajaran mereka.

Pada olimpiade Yunani tahun 2004 lalu kelompok ini unjuk kekuatan dengan melakukan protes terbuka atas banyaknya turis yang mengotori dan merusak situs-situs sejarah Yunani yang merupakan tempat suci bagi mereka. Salah satu organisasi resminya mempunyai 2000 pengikut meskipun baru mulai diresmikan pada 1997. Diperkirakan masih ada sekitar 100ribu orang di Yunani yang tertarik dengan ajaran mereka meski belum terdaftar secara resmi.


5. Nahua - suku yang tersisa dari bangsa Aztec
Nahua adalah sebutan untuk kumpulan beberapa suku-suku kecil di Meksiko dan El-Salvador yang masih berbicara dengan bahasa Aztec, kekaisaran terbesar di Amerika tengah yang telah punah. Pada saat ini diperkirakan ada sekitar 1,5juta orang yang bisa berbicara Nahuati.

Para Nahuati kini berupaya menghidupkan kembali kebudayaan pre-columbian mereka dengan mencoba membangkitkan ritual-ritual Aztec kuno, tapi tanpa persembahan pengorbanan manusia tentunya. Kebanyakan melibatkan tari-tarian, perayaan-perayaan siklus-siklus dalam kalender Aztec kuno, dan praktek perdukunan untuk penyembuhan.


6. Mari - Paganisme dari Rusia
Mari adalah sebutan bagi komunitas pagan tradisional di Rusia. Mereka memuja dewa-dewa kuno yang berasosiasi dengan alam. Pada masa Uni Soviet, mereka dipaksa meninggalkan ajaran mereka, sementara yang lain memilih bersembunyi.

Pada masa represif Uni Soviet, banyak komunitas Mari membaurkan ajaran mereka dengan agama Kristen. Setelah kejatuhan Uni Soviet, mereka pun kembali kepada ajaran lama mereka. Saat ini, Mari menjadi salah satu dari tiga kepercayaan terbesar di Rusia bersama dengan Kristen Ortodox dan Islam.


7. Nova Roma - Pemujaan dewa-dewi Romawi
Nova Roma adalah upaya menghidupkan kembali tradisi dan budaya bangsa Romawi termasuk didalamnya pemujaan terhadap dewa Jupiter dan dewa-dewi Roma lainnya. Gerakan ini dimulai pada tahun 1998 dan mendapat banyak pengikut di Italia dan Amerika.

Nova Roma kini rutin mengadakan perayaan-perayaan berdasarkan kalender Romawi kuno, seperti festival Saturnalia yang diadakan setiap tanggal 17 Desember sampai dengan hari natal.


8. Kemetic Orthodoxy - Kepercayaan para Pharaoh
Kemetic Orthodoxy adalah sekte agama yang berdasarkan dari politeisme Mesir kuno. Didirikan pada tahun 1988 oleh Tamara Siuda, seorang mantan anggota wicca di Amerika.

Kemetic Orthodoxy tidak 100% mengikuti politeisme Mesir, bahkan tidak berupaya merekonstruksi secara akurat agama Mesir kuno, melainkan berupaya menggabungkannya dengan ritual agama-agama lain sehingga menjadi suatu ajaran baru yang berbeda. Sebagian besar ajaran Kemetic Orthodoxy berasal dari Tamara Siuda sendiri setelah dia mendapat penglihatan-penglihatan tertentu. Mereka memiliki kuil utama di Joliet, Illinois, dengan berbagai kuil negara lain di seluruh dunia.


9. Ásatrúarfélagið - Kepercayaan bangsa Viking
Awalnya, Ásatrúarfélagið (Fellowship of Asatru) adalah sebuah upaya yang disebut sebagai back to nature, merayakan keindahan alam Islandia dan melupakan sejenak industrialisasi modern. Namun gerakan ini kemudian berkembang menjadi suatu gerakan yang mencoba menemukan kembali budaya asli Islandia dan bangsa Nordic termasuk kepercayaan kuno mereka terhadap dewa Odin dan Thor.

Pertama kali dimulai pada tahun 1972 dan langsung menjadi tenar di kalangan masyarakat Islandia. Bahkan saat ini pendetanya telah memilki hak untuk memberkati pernikahan. Mereka melakukan perayaan-perayaan dan ritual seperti masyarakat Islandia kuno seperti perayaan titik balik musim dingin (Jólablót) dan titik balik musim panas (Sumarblót), malam pertama musim dingin (Veturnáttablót), dan hari pertama musim panas (Sigurblót).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad