8 Patung Super Megah Yang Penuh Kontroversi, Ada Yang Dirobohkan - info terbaru, terkini dan terpopuler | 1xinfo.net

Breaking

Home Top Ad

royalflush88

Post Top Ad

Minggu, 28 Oktober 2018

8 Patung Super Megah Yang Penuh Kontroversi, Ada Yang Dirobohkan

1xinfo.net - Patung merupakan salah satu karya seni yang dalam pembuatannya butuh sebuah ketelatenan. Bahkan tak jarang juga ada yang membutuhkan biaya besar untuk menyelesaikan satu patung saja. Seperti pembuatan beberapa patung berikut ini. Namun sayangnya, patung-patung tersebut penuh dengan kontroversi setelah melalui banyak proses hingga pada tahap peresmian. Di antaranya bahkan harus dirobohkan demi untuk kebaikan bersama. Dikutip dari berbagai sumber, Jum'at (12/10), berikut beberapa patung yang penuh dengan kontroversi. Salah satunya ada di Indonesia, lho.

1. Him
https://www.dailymail.co.uk

Him adalah patung Adolf Hitler yang tengah berlutut sambil berdoa. Pada tahun 2012, Maurizio Cattelan, sang pembuat patung tersebut menampilkannya di bekas ghetto di Warsawa, Polandia. Dari sinilah kontroversi dimulai. Diperkirakan 300.000 orang Yahudi meninggal di Warsawa karena Nazi pada saat Perang Dunia II. Sehingga orang-orang Yahudi di tempat itu menganggap patung pemimpin Nazi tersebut sebagai penghinaan bagi mereka.

2. Replika Kristus sang Penebus
https://commons.wikimedia.org

Patung setinggi 37 meter yang berada di Lima, Peru, ini dibuat atas perintah presiden Peru, Alan Garcia, pada tahun 2011 sebagai hadiah pribadi untuk rakyat Peru. Selain dana pribadi Presiden Garcia, ada sumbangan juga dari perusahaan rekayasa yang berbasis di Brasil, Odebrecht dalam pembuatan patung Kristus. Garcia menyumbang 100.000 sol Peru, sementara Odebrecht menambahkan $ 830.000. Namun patung itu mendapat kritikan dari banyak pihak karena besarnya dana untuk proses pembuatannya. Augusto Ortiz de Zevallos, seorang arsitek terkenal di negara tersebut menganggap bahwa pembuatan patung tersebut terlalu berlebihan dan otoriter.

3. Patung Petra
https://www.thelocal.de

Pada tahun 2011, seniman sekaligus pematung, Marcel Walldorf, mengundang kontroversi di Dresden, Jerman, setelah ia memperkenalkan Petra, patung seorang polisi wanita yang sedang kencing. Patung polisi wanita itu tengah membungkuk, di lantai terlihat ada genangan yang terbuat dari gelatin untuk mereplikasi urinnya. Kontroversi dimulai ketika patung tersebut ditampilkan di Akademi Seni Rupa. Para kritikus mengatakan bahwa itu merupakan penghinaan terhadap semua petugas polisi wanita.

4. Patung Kesatuan
https://www.telegraph.co.uk

Patung Kesatuan yang dibangun di India ini memiliki tinggi 182 meter, sehingga akan menjadikannya patung tertinggi di dunia. Banyak yang mengkritik patung tersebut karena biaya pembuatannya yang sebesar £ 200 juta, serta dikhawatirkan bahwa patung tersebut mengandung unsur politik. Para kritikus juga mengatakan jika biaya pembuatan patung itu akan lebih baik dihabiskan untuk membantu jutaan rakyat miskin India. Mereka mencurigai bahwa Narendra Modi, yang menugaskan dalam pembuatan patung itu, memiliki misi politik di dalamnya.

5. Patung Karl Marx
http://www.ecns.cn

Karl Marx sendiri merupakan pendiri Komunisme. Teori politiknya masih dipelajari di negara-negara berpaham komunis seperti China, yang disebut dengan Marxisme. Keduanya dibenci di negara Barat. Sehingga tak heran jika patung setinggi 4,5 meter itu menimbulkan kontroversi di kota Trier, Jerman. Terlebih setelah terungkap fakta bahwa patung tersebut merupakan hadiah dari negara China.

6. Patung Blue Mustang
https://imgur.com

Blue Mustang merupakan patung kuda berwarna biru yang memiliki tinggi 9,8 meter, dan terletak di luar Bandara Internasional Denver. Mata merah pada kuda tersebutlah yang kemudian menimbulkan kontroversi. Beberapa orang percaya jika itu akan membuat patung menjadi jahat dan tidak enak dipandang. Benar saja, sang pematung, Luis Jimenez, yang ditugaskan untuk membuat patung tersebut pada tahun 1993, akhirnya meninggal pada tahun 2006 sebelum menyelesaikan pekerjaannya. Sehingga diteruskan oleh anak-anaknya sampai tahap peresmian. Banyak kritikus yang menyarankan agar patung itu dipindahkan, namun pihak berwenang tetap membiarkannya.

7. Patung J. Marion Sims
http://www.nydailynews.com

J. Marion Sims dianggap sebagai bapak ginekologi modern. Pada tahun 1840-an, ia merancang pengobatan untuk fistula vesikovaginal (VVF). Selain mengobati VVF, Sims juga mendirikan rumah sakit pertama bagi wanita di New York. Sims menjadi sosok yang sangat kontroversial di kalangan wanita setelah ia menguji perempuan kulit hitam untuk banyak eksperimennya. Untuk karya-karyanya, dibuatlah patung dirinya di Central Park. Sejak tahun 1959 telah menjadi kontroversi, patung tersebut akhirnya dirobohkan pada April 2018 menyusul serangkaian aksi protes.

8. Patung Dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen
http://www.bbc.com

Patung raksasa Dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen ini berada di Indonesia, tepatnya di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban, Jawa Timur. Kontroversi timbul dari sejumlah kalangan masyarakat. Puluhan orang dari berbagai elemen juga sempat menggelar aksi protes di depan gedung DPRD Jatim. Mereka mendesak supaya patung dewa itu dirobohkan karena tidak terkait dengan sejarah bangsa Indonesia. Padahal patung yang diresmikan pada 17 Juli 2017 dan memiliki tinggi 30 meter itu telah dinobatkan menjadi patung dewa terbesar se-Asia Tenggara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad