10 Jenis Makanan Yang Bikin Ketagihan Dan Punya Efek Candu - info terbaru, terkini dan terpopuler | 1xinfo.net

Breaking

Home Top Ad

royalflush88

Post Top Ad

Senin, 29 Oktober 2018

10 Jenis Makanan Yang Bikin Ketagihan Dan Punya Efek Candu

1xinfo.net - Semua orang pasti tahu kalau narkoba harus dijauhi karena efek negatifnya dan bisa bikin kecanduan. Soalnya, begitu sekali mencoba, sulit untuk berhenti. Tapi, obat-obatan terlarang bukan satu-satunya yang bisa bikin kita kecanduan. Makanan tertentu ternyata juga bisa membuat ketagihan. Bahkan ada yang memiliki efek kimia yang sama pada tubuh seperti halnya obat-obatan psikotropika. Hasilnya adalah kita menjadi tergantung secara fisik atau mental pada makanan tersebut dan terus menerus mengonsumsinya. Kalau sudah begini, gimana nasib diet kita ya?

1. Kue Kering (Biskuit)
Menyantap kue kering dalam jumlah banyak mungkin terlihat biasa saja. Tapi, boleh jadi itu adalah hasil dari kecanduan. Dalam sebuah penelitian, Jamie Honohan dari Connecticut College menyuntikkan tikus dengan sejenis morfin. Setelah itu tikus dimasukkan ke dalam labirin yang berisi kue beras dan biskuit isi krim. Tikus-tikus tersebut ternyata mendekati tempat yang penuh dengan biskuit. Artinya tikus lebih memilih biskuit ketimbang kue beras. Hewan itu jadi bersemangat setelah menyantap biskuit krim, seperti halnya mereka tetap bersemangat saat disuntik dengan obat-obatan. Honohan kemudian menguji protein dari tikus dan menemukan bahwa accumbens di otak tikus (yang dikenal sebagai “pusat kesenangan”) ternyata lebih bersemangat ketika mereka makan biskuit daripada saat mereka disuntik dengan morfin.


2. Gandum
Gandum adalah makanan adiktif, tapi banyak yang tidak mengetahuinya. Produk gandum saat ini berbeda dengan gandum masa lalu. Gandum modern adalah hasil rekayasa yang telah berlangsung selama sekitar 50 tahun, mengandung banyak pati, gluten, dan protein adiktif yang bikin kamu ketagihan menyantapnya. Ketika dikonsumsi, protein adiktif ini dipecah menjadi polipeptida, yang menempel pada reseptor otak dan membuat orang yang mengonsumsinya jadi kecanduan. Polipeptida juga masuk ke aliran darah. Pada titik ini, mereka disebut gluteomorphins, yang namanya berasal dari "gluten" dan "morfin." Pecandu gandum akan selalu menginginkan produk gandum yang lebih manis seperti kue, cake dan sebagainya. Yang menarik, kecanduan gandum dapat diobati dengan obat-obatan seperti nalokson, yang digunakan dokter untuk menyembuhkan overdosis heroin atau morfin. Selain kecanduan, gandum juga dikaitkan dengan kanker, kegemukan, penyakit jantung, dan beberapa gangguan medis lainnya.


3. Daging 
Daging adalah sumber protein hewani yang alami dan baik. Akibatnya, sulit membedakan antara orang yang kecanduan daging dan seseorang yang hanya membutuhkan kandungan proteinnya. Daging mengandung hipoksantin, stimulan seperti kafein yang membuat kita merasa puas. Hipoksantin bahkan memiliki khasiat yang sama dengan kafein. Daging yang lebih tua mengandung lebih banyak hipoksantin, itulah sebabnya mengapa beberapa orang menunjukkan gejala ketagihan yang serius  atau ngidam jika mereka tidak mengonsumsinya sementara waktu. Daging juga mengandung zat adiktif lainnya seperti asam guanylic dan inosinic, yang memiliki efek yang sama dengan hipoksantin. Lebih buruk lagi, sekali Anda kecanduan hipoksantin, Anda perlu mengonsumsi lebih banyak daging untuk mencapai tingkat kepuasan yang sama.


4. Es Krim
Es krim dapat mempengaruhi otak seperti yang dilakukan narkoba. Kita jadi ingin lagi dan lagi mengonsumsi es krim.  Saat tidak kesampaian, kita menjadi depresi, seperti halnya pecandu narkoba ketika mereka tidak mendapatkan narkoba. Kyle S. Burger dan Eric Stice dari Oregon Research Institute mempelajari efek kecanduan es krim pada otak manusia. Mereka menemukan bahwa sering makan es krim akan membuat otak menginginkannya lebih banyak lagi, karena dikirim sebagai sinyal perlakuan yang menyenangkan. Seperti diketahui es krim mengandung gula  yang tinggi, sehingga membuat orang ingin mengonsumsinya terus-menerus. Gula mengaktifkan reseptor opiat di otak dan memengaruhi reward center (pusat kesenangan) otak. Inilah yang membuat orang seolah merasa tak ada cukup-cukupnya saat mengonsumsi es krim.


5. Keju
Keju adalah makanan adiktif lainnya yang kita santap dari waktu ke waktu. Keju banyak ditemukan dalam junk food seperti pizza, dan sebagainya. Keju mengandung kasein molekul opiat dan casomorphins. Casomorphins adalah fragmen kasein dan memiliki efek yang sama seperti morfin dalam tubuh. Meskipun keju tidak akan mengubah kamu menjadi seperti pecandu narkoba, tapi keju membuat kamu jadi ketagihan untuk menyantapnya.


6. Gula
Gula bisa jadi sangat adiktif. Peneliti di Queensland University of Technology menemukan bahwa gula memiliki efek yang sama seperti kokain pada tubuh kita. Baik gula dan kokain membuat tubuh melepaskan dopamine.  Saat seseorang yang doyan gula tidak mendapatkan cukup gula untuk memicu pelepasan dopamine, ia bisa mengalami depresi. Sama seperti yang dirasakan pengguna kokain saat tidak memperoleh obat tersebut. Studi lain oleh Dr. James DiNicolantonio menemukan bahwa gula bahkan lebih adiktif daripada kokain. Dalam studi tersebut, tikus yang kecanduan kokain beralih ke gula setelah mencicipinya untuk pertama kalinya. Namun dalam studi sebelumnya yang dilakukan peneliti dari Universitas Edinburgh menyimpulkan bahwa ketagihan gula sebenarnya adalah masalah perilaku, dan bukan kecanduan. Intinya, orang mengonsumsi gula karena mereka menyukainya dan bukan karena mereka kecanduan.


7. Kopi
Amerika Serikat menduduki posisi puncak dalam konsumsi kafein. Rata-rata orang Amerika minum tiga cangkir kopi sehari, dan itu tanpa menghitung asupan mereka dari produk lain seperti minuman energi dan soda. Kamu mungkin bertanya, mengapa orang Amerika minum begitu banyak kopi? Nah, itu bisa jadi hasil kecanduan. Kopi mengandung kafein, yang telah dinobatkan sebagai “obat paling adiktif dan banyak digunakan di dunia.” Kafein memicu pelepasan dopamine, membuat kita merasa nyaman. Kafein juga menyebabkan kecanduan serius yang hanya bisa disembuhkan dengan minum lebih banyak lagi kopi.


8. Soda
Minuman bersoda sangat adiktif karena mengandung kafein. Jadi,  jika kamu tidak minum kopi, kamu masih bisa mendapatkan kafein dalam cola. Di samping itu,  kandungan gula dalam minuman ringan yang mengandung soda juga bisa membuat seseorang menjadi kecanduan.


9. Keripik Kentang
Pernahkah kamu bertanya, mengapa begitu sulit berhenti mengunyah keripik kentang? Itu karena keripik kentang sama adiktifnya dengan obat keras. Seperti keju, keripik kentang memicu pelepasan dopamine yang memberi kita efek yang sama seperti narkoba.


10. Cokelat
Cokelat ternyata menjadi makanan lezat lainnya yang membuat kita seperti kecanduan narkoba. Hal itu disebabkab cokelat mengandung gula, lemak, theobromine, kafein dan enkephalin. Zat-zat tersebut menurunkan denyut jantung dan tekanan darah untuk menciptakan perasaan santai, seperti halnya obat-obatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad